Thursday, June 18, 2009

Sukses Kecil

Kalo liat Unyil-unyil ini sekarang, rasanya ga kerasa banget, baru kemaren mereka saya susui, dimandiin, pake diapers, digendong-gendong & dipelukin.. Sekarang, Alif udah bisa mandi sendiri, beresin mainannya sendiri & udah malu kalo dipeluk di depan temen-temennya.. Setiap ditanya, "Why, Alif?" Dia bilang, "Not here, Ibu.. I'm embarassed.." Tapi kalo di rumah, dia malem menjelang tidur & story-reading sama Ayahnya, dia selalu cari emaknya dulu for night hug trus baru dia ke kamar..

Mila?? Hmm, sekarang udah bisa gosok gigi sendiri [walopun kudu ditungguin khawatir gosok giginya assaall
..], udah bisa makan sendiri, pake baju sendiri, pipis & istinja sendiri [kecuali abis BAB, belum bisa].. Lucu juga kalo sekali-sekali saya intip & dia lagi bebenah mainannya setelah puas main & acak-acakin semua mainannya.

Dulu kalo ngeliat ponakan-ponakan [anak-anaknya kaka sepupu], suka mikir, apa bisa ya ngajarin anak-anak saya sendiri untuk shalat, puasa & ngaji.. Saat itu rasanya susaaaaahh banget deh, apalagi waktu itu saya juga masih dalam tahap yang ala kadarnya.. Ternyata Allah Maha Baik, saat anak-anak ini udah waktunya belajar shalat, meskipun suka banyak tanya, tapi akhirnya menerima juga bahwa kita ini shalat karena kita BUTUH Allah, untuk itu kita harus selalu bersyukur supaya Allah selalu melimpahkan kebaikan buat kita. Dalam bahasa anak-anak, tentunya..

Once, I have my own terminology of success: menikah, punya anak, punya rumah, punya mobil, berangkat haji. Titik. Ternyata setelah udah menjalani hidup, istilah sukses itu bergeser sedikit-sedikit.. Walau sempet berpikir untuk menumpuk materi buat bekal anak-anak, tapi lama-lama saya berpikir, ternyata bekal yang paling bermanfaat & dijamin ngga bakal habis itu ilmu & amal ya.. Ilmu yang dimiliki oleh mereka bisa jadi bekal buat menjalani hidup baik di dunia maupun akhirat, sambil mengajarkan mereka untuk selalu beramal untuk meraih ridha & kasih sayang Allah. Setelah obral-obrol sama Si Akang, akhirnya sepakat untuk menyiapkan materi secukupnya, sehingga anak-anak bisa merasa bersyukur dengan yang rizqi yang cukup itu. Boleh senang, tapi jangan berfoya-foya. Boleh punya, tapi jangan berlebihan. Boleh berharta, tapi jangan bermegah-megahan.

Kriteria sukses lainnya yang belum tercapai & merupakan PR saya & Akang adalah make sure anak-anak bisa membaca & mengamalkan Al-Qur'an, sehingga dimanapun berada, meski kami ngga mendampingi, mereka selalu merasa diawasi Allah.. Jadi insan-insan yang
Ihsan..

Kemaren siang, disela-sela istirahat saya setelah nyetrika:

Saya: Milaaa.. Lagi ngapain?? *curiga denger suara air di kamar mandi, karena dia punya riwayat selalu cuci tangan & end up playing with the water sampe bajunya basah*
Mila : Wait, Ibuu..
Saya: *masih belum beranjak dari duduk, menunggu Si Unyil keluar kamar mandi* Udah beluum? Koq lama?
Mila : Wait, Ibuu.. I'm wudhuing..
Saya: *ketawa guling-guling.. Mentang-mentang di negeri londho, semua kata pake verb+ing*
Mila : I want to shalat with Alif, he teaches me to wudhu.. *keluar kamar mandi sambil manyun-manyun* Ow oooww.. Ay em sowrii yah Nak..

Satu lagi obrolan pagi yang ngademin *meski Perth saat ini sedang freezing cold*
Saya: Do you think we're rich, Alif?
Alif : No..
Saya: Why?
Alif : Well, we're rich if we can breathe, can blink our eyes..
Saya: So we don't have to? Why?
Alif : No.. So we can be grateful for what we have..

Ooowwhh, Bunayya.. Anakku.. Ngga menyangka itu bisa meluncur dari lisan anak yang cuek dan terkadang suka bikin darah tinggi.. Inilah sukses kecil yang rasanya sekarang ini udah cukup bikin berbunga-bunga.. Meski sebagai manusia fitrahnya mencintai keindahan dunia, tapi kalo anak-anak udah bilang begini rasanya seperti kejatuhan bulan..

Tuesday, June 16, 2009

Sehari Bersama Istighfar

"...ASTAGPIRLOOOOHHHH... %&^^#*(^%#%*()&.."

Bukan istighfar yang loncat dari lisan saat Bocah-bocah kita di rumah kedapatan nyoret-nyoret bajunya sendiri.. Atau beristighfar setengah berteriak lantaran melihat kucing tetangga nyamber Ikan Asin di meja makan kita.. Atau lafadz yang semata-mata meluncur spontan saat rem diinjak mendadak tanpa intro di tengah perjalanan karena sebuah hal yang emergensi.. Istighfar yang tenang, yang ikhlas & sungguh termaknai huruf demi huruf dari lisan..Istighfar yang lafadznya tak terkontaminasi efek bahasa lokal kita.. Istighfar yang terukir maknanya di dalam qalbu sehingga kita yakini 'khasiatnya'. Istighfar yang kaya gimana sih??

Istighfar berasal dari kata ghafarah artinya menutupi atau menyembunyikan.. Makna secara terminologi adalah memohon pada Allah Swt agar kita terpelihara dari akibat-akibat dosa, atau dari hal-hal buruk yang terjadi karena dosa tersebut.

Why Istighfar???
Setidaknya ada 3 alasan:
1. Allah SWT telah memberikan nikmat melimpah kepada kita. Dan, nikmat tersebut harus kita syukuri sebagai hak Allah. Masalahnya kemampuan kita untuk mensyukuri nikmat sangatlah terbatas. Karena itu kita beristighfar atas ketidakoptimalan kita dalam menunaikan hak-hak Allah tersebut.
2. Pada hakikatnya manusia membutuhkan ampunan Allah. Sesempurna apapun manusia pasti tidak akan pernah luput dari kesalahan.
3. Istighfar adalah kebiasaan para nabi dan orang-orang bertakwa. Dalam QS Ali Imran [3] ayat 133-134 di awal, Allah SWT menunjukkan bahwa istighfar merupakan karakteristik utama orang bertakwa. Rasulullah mengajar umatnya perbanyakkan istighfar dalam usaha untuk mengejar ampunan Allah. Rasulullah sendiri beristighfar tidak kurang daripada 70 hingga 100 kali sehari semalam seperti tercatat dalam hadis shahih. Ia mendahulukan beristighfar sebelum menjalankan amalan-amalan pelengkap lainnya, seperti menafkahkan harta--baik pada saat lapang ataupun sempit, menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain.

Manfaatnya?? *yang pasti bukan 'bacaan' wajib saat emosi gara-gara Ikan Asin digondol kucing ato masakan gosong lantaran ditinggal chatting* :)

- Memperoleh kenikmatan hidup secara terus-menerus

- Dibebaskan dari perasaan tertekan atau kedukaan

- Membukakan jalan keluar atas kesulitan

- Memudahkan datangnya rezeki

- Mendatangkan keselamatan

- Menimbulkan ketentraman & kelembutan hati

- Mendatangkan ampunan dosa

- Menumbuhkan sifat-sifat keutamaan pada seseorang

- Dicintai Allah

- Mendapat rahmat dari Allah

- Mendapat hidayah Allah

- Mendapat pahala

- Mencegah berbuat dosa

- Keburukan/dosa-dosa masa lalu diganti Allah dengan kebaikan

- Diberi kemakmuran dan kekuatan

- Meredam murka Allah

Jadiii.. Kalo pas Unyil-unyil di rumah sedang menguji keampuhan obat migren kita, pas problem dari handai taulan seakan ngga berhenti terurai, waktu dompet udah kempes di tanggal muda, ketika tetangga kita tiba-tiba ngelaporin ke City Council *hwahwahwa*, ini 'potion' ampuh untuk kita.. Selain ampuh untuk membuka pintu solusi, ternyata begitu banyak manfaat laen yang bikin kita bisa lebih deket sama Allah.. Amiin.. :)

Barangsiapa memperbanyak istighfar maka Allah akan membebaskannya dari kedukaan dan memberinya jalan ke luar bagi kesempitannya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak diduga-duganya. (HR. Abu Dawud)