Saat kumantapkan niat
Bukan karena engkau seshaleh Baginda Rasulullah
Bukan pula karena engkau sekaya Nabi Sulayman
Atau juga karena kesabaranmu setara Nabi Luth..
Setampan Nabi Yusuf? Sekali lagi tidak..
Saat kuteguhkan qalbu
Menyemai seribu harap
Merajut beruntai doa
Menahan segenap gejolak hati
Bertanya-tanya apakah engkau yang terbaik..
Hari ini 10 tahun pertama
Allah gariskan sosokmu untukku
Untuk mengayomi hari-hari
Untuk menata mimpi-mimpi
Untuk bersinergi mentransformasi ilmu untuk amanah-amanah kita..
You said you wanted to grow old with me
To see my hair turns grey one by one..
To watch the wrinkles show up in the corner of my eyes
To feel my voice tremble each day of year..
I said I don't want you to only be happy with me
But also cry, dream, smile, cherish with me
Also to build our faith from base to roof
To add up the power to give and spread the good deeds..
Selamat mengarungi 10 tahun pertama
Ngga terasa udah 120 bulan kita berbagi jiwa
520 minggu kita senang, sedih, sakit, nangis & tertawa
Bisa juga kita bertahan 43.800 hari ternyata..
May there be another 10 years
When we started to feel the backpain together
Laughing at ourselves when we are no longer that strong anymore
Smiling at the old pictures of our kids' childhood..
Ps: Betul kaaann, taun ini pindah lagi..
Saturday, September 12, 2009
First 10 Year
Labels: Curhat Hari Ini |
Tuesday, September 01, 2009
Ramadhan Unyil-unyilku..
Ngga kerasa deh, udah hari ke-10 Bulan Sale Pahala ini..
Beberapa bulan sebelum bulan ini menjelang, ada kekhawatiran di hati.. Pertama, karena setelah hampir 9 taun ngga pernah puasa di tempat yang Muslim-minority, sekarang harus mengalami lagi & sekarang plus 2 personil baru.. Kedua, karena deg-degan khawatir Alif yang sejak taun lalu udah kami persiapkan [mentally & phisically] untuk latihan puasa full taun ini, ngga tahan godaan karena dikelilingi oleh temen-temennya yang non-muslim. 
Rupanya Allah Maha Baik.. Maha Mendengar curhat hamba-Nya yang [imut plus] dhaif ini..
Sejak beberapa bulan menjelang Ramadhan, saya cuma bisa berusaha [itu pun jatuh bangun laksana lagu Bang Meggy Z], berdoa, berdoa, berdoa & berdoa lagi.. Ternyata Allah mengabulkan.. Alif bisa puasa di tengah mayoritas temen-temennya yang ngga ngerti kenapa di dunia ini ada hal yang namanya `puasa`. Dia pun kami bekali sedikit `ilmu` untuk menjelaskan puasa pada teman-temannya.
Alif: "Ibu, why do we have to do fasting?"
Saya: "Because Allah tells us to.. Puasa makes us know how it feels to be hungry, so we can be more grateful for what we have."
Alif: "But if people are hungry, they can die, right??"
Saya: "Yes they can, if they are in hunger for days or weeks and never find food.. The Unfortunate People often have to do fasting and never break their fasting because there's nothing to eat. But puasa in Ramadhan is already clear, when we start fasting and when we should break our fasting. Although we're doing it for 30 days, but we don't do it countinuously.."
Alif: "What if I cheat?"
Saya: "I won't know.. Ayah won't either.. But Allah surely will.."
Alif: "Ouw.. Yeah.. He never sleeps.."
Saya: "So will you fasting again tomorrow??"
Alif: "Yes.. But what should I say if my friends ask?"
Saya: "Tell them, I do fasting because I am a muslim.. And if they ask why, tell them because fasting can make us more grateful, it makes us healthy and it cleanses our intestine.."
Alif: "What is intestine?"
Saya: "It's the internal organs inside your tummy. They need to be cleansed & they do need to rest once in a while.."
Alif: "I see.."
Meski hari pertama cuma setengah hari & hari Kamis minggu lalu sempet saya minta buka karena ada program Walk-to-school Day [dianjurkan jalan kaki ke sekolah dari poin yg udah ditentukan], khawatir dia haus. Kesiannya, sampe rumah dia kayanya nyesel.. Dia bilang, "Ayah will be dissapointed at me because I broke my fasting.."
Tampangnya kuceell banget, bahkan lebih kucel dari saat dia puasa. Saya bilang, "He won't, you can tell him that I told you to break your fasting.. Because I was worried than you will be too thirsty.." Dia cuma ngangguk loyo. Sepanjang jalan pulang, he kept saying that and I kept telling him that's okay..
Walaupun kami yang meng-encourage Alif untuk mulai puasa penuh, tapi kami ngga maksa saat Alif keliatan lemes & lesu. Tapi begitu kami tawarin supaya buka aja, dia malah suka yang seakan tertantang untuk membuktikan bahwa dia strong boy.. Kids will always be kids.. Ada saat-saat dia males bangun sahur [karena di sini masih terhembus dingin hasil peralihan winter ke spring], kadang males disuruh shalat, tapi emang kuncinya: jangan bosen, jangan nyerah, jangan cape.. Keep being bawel.. ![]()
Hari ini bakal jadi hari ke-8 [kalo hari ini full lagi] dia puasa sehari penuh, from sunrise to sunset.. Sungguh Allah mengibaskan kekhawatiran dari hati saya.. Allah menjawab doa saya, yang mungkin ngga terlalu berarti buat beberapa orang, tapi itu amat sangat berarti buat kami. Being a minority is already hard, and keeping ourselves in istiqomah is even harder.. Dan bulan ini Allah sentuh hati Alif, untuk senantiasa mempertahankan identitasnya sebagai muslim.. Keep fighting, My Little Khalifa [-leader-]
, may Allah be with you, for better or worse..
Ps: Mila?? Belum mulai puasa taun ini.. Insya Allah mengikuti jejak Alif yang mulai diajarin puasa umur 5 taun..
Labels: The Krutjilz |













